
Kick-Off Meeting Perencanaan dan Perancangan New Commercial System Cargo Management System PT PELNI (Persero)

Pengembangan sistem digital tidak hanya membutuhkan teknologi yang sesuai, tetapi juga proses rekayasa software yang terstruktur agar sistem mampu menjawab kebutuhan bisnis, mudah dikembangkan, terpelihara, dan memiliki kualitas yang terjaga. Penerapan metode software engineering yang tepat menjadi penting untuk memastikan setiap tahapan pengembangan sistem, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pembangunan, hingga pengelolaan kualitas, dapat dilakukan secara sistematis dan terintegrasi.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, PT PELNI (Persero) bersama Braindevs menyelenggarakan Kick-Off Meeting Proyek Perencanaan dan Perancangan New Commercial System Cargo Management System. Pertemuan awal ini menjadi langkah strategis untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai ruang lingkup pekerjaan, tujuan proyek, kebutuhan bisnis, serta arah perencanaan dan perancangan Cargo Management System di lingkungan PT PELNI (Persero).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran PT PELNI (Persero), yaitu Hana Suhardi selaku Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut; Angga Krisosa selaku Vice President Information Technology; Ivan Eka Aditya selaku Manager Perencanaan dan Tata Kelola Teknologi Informasi; Muhammad Fauzan selaku Manager Operasional Teknologi Informasi; Akhmad Fauzi selaku Manager Pengembangan Teknologi Informasi; Inriaty Lestari Handayani Sagala selaku Supervisor Penjualan; Teuku Muhammad Iqbal selaku Manager Penjualan Komersial; Aan Budi Tresnawan selaku Vice President Operasi Angkutan Barang; serta Tim PELNI dari berbagai fungsi terkait.
Sementara itu, Braindevs diwakili oleh Romi Satria Wahono, M.Eng., Ph.D., Karno Nur Cahyo, M.Kom., Abdussalam Faqih Hasan, S.Kom., Faruk Alparizi, S.Kom., Lina Finaul Jannah, S.Kom., Saepul Bahri, S.Kom., Harsih Rianto, M.Kom., dan Aldi Rosyid, S.Kom.
Melalui kegiatan ini, PT PELNI (Persero) dan Braindevs tidak hanya membahas kebutuhan pengembangan sistem, tetapi juga menyelaraskan kebutuhan bisnis dengan proses perencanaan dan perancangan perangkat lunak agar sistem yang dikembangkan dapat mendukung pengelolaan bisnis angkutan barang dan tol laut, meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, serta memperkuat integrasi proses bisnis dalam ekosistem maritim PELNI Group.
Fokus Pembahasan Kick-Off Meeting Proyek Perencanaan dan Perancangan New Commercial System Cargo Management System
Pengembangan perangkat lunak berskala organisasi memerlukan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan aplikasi. Setiap tahapan perlu dikelola melalui proses software engineering yang sistematis agar kebutuhan pengguna dapat diterjemahkan menjadi rancangan sistem yang tepat, proses pengembangan dapat dikendalikan, perangkat lunak dapat dipelihara, serta kualitas sistem dapat dipastikan secara berkelanjutan.
Dalam mendukung kebutuhan tersebut, Braindevs menggunakan pendekatan Integrated Multidimensional Software Engineering (idSE) Framework sebagai fondasi pengembangan software yang terstruktur. Kerangka kerja ini mendukung pengembangan perangkat lunak menggunakan metode dan standar internasional, khususnya dalam proses systems analysis, design, and construction, sehingga setiap tahapan pengembangan sistem dapat direncanakan, dikelola, dan dievaluasi secara sistematis sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Implementasi idSE Framework dalam Pengembangan Perangkat Lunak
Implementasi Integrated Multidimensional Software Engineering (idSE) Framework didukung oleh empat area utama dalam pengembangan perangkat lunak:
- Systems Analysis & Design: Mendukung proses identifikasi, analisis, dan penerjemahan kebutuhan bisnis serta kebutuhan pengguna menjadi spesifikasi dan rancangan sistem yang terstruktur.
- Software Development & Governance: Mendukung proses pengembangan perangkat lunak sekaligus penerapan tata kelola agar pembangunan sistem berjalan sesuai metode, standar, dan mekanisme pengendalian yang ditetapkan.
- Software Maintenance: Mendukung pemeliharaan dan pengembangan berkelanjutan agar perangkat lunak tetap stabil, relevan, serta mampu menyesuaikan dengan perubahan kebutuhan bisnis dan teknologi.
- Software Quality Assurance: Mendukung penjaminan kualitas perangkat lunak melalui proses yang terstruktur untuk memastikan sistem memenuhi kebutuhan, standar, serta kriteria kualitas yang telah ditetapkan.
Melalui empat area tersebut, pengembangan New Commercial System Cargo Management System dapat diarahkan secara bertahap, mulai dari identifikasi kebutuhan, analisis dan perancangan sistem, pembangunan dan tata kelola pengembangan, pemeliharaan perangkat lunak, hingga penjaminan kualitas sistem. Pendekatan ini membantu memastikan sistem tidak hanya dapat dibangun sesuai kebutuhan saat ini, tetapi juga memiliki fondasi yang mendukung pengembangan dan pengelolaan secara berkelanjutan.
Wujudkan pengembangan perangkat lunak yang lebih terstruktur, berkualitas, dan berkelanjutan bersama Integrated Multidimensional Software Engineering (idSE) Framework. Konsultasikan kebutuhan perencanaan, perancangan, dan pengembangan sistem organisasi Anda bersama tim Technology Advisors Braindevs sekarang!


