Kegagalan pengujian software terbukti menimbulkan dampak bisnis yang signifikan, mulai dari gangguan operasional hingga kerugian finansial dan reputasi. Insiden seperti gangguan sistem British Airways yang menyebabkan ratusan penerbangan tertunda (DZone, 2022), bug pada TikTok yang menghilangkan jumlah pengikut pengguna (Worksoft, 2022), hingga terhentinya layanan Facebook, WhatsApp, dan Instagram selama berjam-jam menunjukkan bahwa kualitas pengujian merupakan faktor kritis dalam keberlangsungan layanan digital modern (The Verge, 2021). Kondisi ini menegaskan bahwa pengujian software bukan sekadar aktivitas teknis di akhir pengembangan, melainkan bagian strategis dari manajemen kualitas sistem.
Course ini membahas pengujian software berdasarkan standar global International Software Testing Qualifications Board (ISTQB) yang diintegrasikan dengan framework idSE (integrated multidimensional Software Engineering) (Wahono, 2023). Framework idSE dikembangkan secara mandiri oleh BrainCorp melalui riset berkelanjutan dan pengalaman industri dalam pengembangan software lintas sektor. Materi mencakup konsep dan tujuan pengujian, pengujian sepanjang software development lifecycle, teknik dan jenis pengujian, pengelolaan serta dokumentasi aktivitas pengujian, hingga pengenalan tools yang umum digunakan dalam praktik profesional. Pembelajaran dirancang aplikatif melalui kombinasi teori, studi kasus, dan latihan komprehensif, sehingga peserta mampu mendeteksi dan mengelola defect secara sistematis serta memastikan kualitas software selaras dengan kebutuhan pengguna dan tujuan bisnis.
OBJECTIVE
1. Mengenal ide-ide dasar pendukung disiplin ilmu pengujian perangkat lunak
2. Mengenal kedua model siklus hidup pengujian perangkat lunak – sequential dan iterative baik langkah-langkah maupun proses pengujian masing-masing modelnya
3. Mengetahui berbagai jenis pengujian yang dapat terjadi sepanjang siklus hidup pengembangan (development life cycle)
4. Mengenal bidang penting pengujian perangkat lunak – static testing technique
5. Mengenal istilah-istilah dan proses dasar pembuatan serangkaian pengujian untuk eksekusi, serta teknik pengujian desain
6. Mengelola, mengatur dan mendokumentasikan pengujian perangkat lunak
7. Mengenal tool-tool yang umum digunakan dalam pengujian perangkat lunak
AUDIENCE
1. Software Testers
2. Developers
3. Test Consultants
4. Test Managers
5. User Acceptance Testers
PREREQUISITES
Tidak ada training khusus yang dipersyaratkan
CONTENT
1. Fundamentals of Testing
1.1. What is Testing?
1.2. Why is Testing Necessary
1.3. Testing Principles
1.4. Test Activities, Testware, and Test Roles
1.5. Essential Skills and Good Practices in Testing
2. Testing Throughout the Software Development Lifecycle
2.1. Testing in the Context of an SDLC
2.2. Test Levels and Test Types
2.3. Maintenance Testing
3. Static Testing
3.1. Static Testing Basics
3.2. Feedback and Review Process
4. Test Analysis and Design
4.1. Test Techniques Overview
4.2. Black-Box Test Techniques
4.3. White-Box Test Techniques
4.4. Experience-based Test Techniques
4.5. Collaboration-based Test Approaches
5. Managing the Test Activities
5.1. Test Planning
5.2. Risk Management
5.3. Test Monitoring, Test Control, and Test Completion
5.4. Configuration Management
5.5. Defect Management
6. Test Tools
6.1. Tool Support for Testing
6.2. Benefits and Risks of Test Automation
Course Features
- Lectures 24
- Quizzes 2
- Duration 32 hours
- Skill level All levels
- Language Indonesia
- Students 61
- Certificate Yes
- Assessments Yes
Online
- Start Date 8 Juni 2026
- End Date 11 Juni 2026
- Cost Rp4.900.000,-
- Registered 0 Person
- Confirmed 0 Person Daftar
Offline
- Start Date 8 Juni 2026
- End Date 11 Juni 2026
- Cost Rp5.900.000,-
- Registered 0 Person
- Confirmed 0 Person Daftar
- 8 Sections
- 24 Lessons
- 32 Hours
- PERSIAPAN2
- 1. FUNDAMENTALS OF TESTING5
- 2. TESTING THROUGHOUT THE SOTFWARE DEVELOPMENT LIFECYCLE3
- 3. TESTING STATIC2
- 4. TEST ANALYST & DESIGN5
- 5. MANAGING THE TEST ACTIVITIES5
- 6. TEST TOOLS2
- PENUTUPAN2




