
Adi Zidan Fathunudin, S.Kom.
Direktur Telco Enterprise Architecture Braindevs. Lahir di Lebak - Banten. Menyelesaikan pendidikan dasar, menengah, dan atas di SDN 8 Muara Ciujung Timur, SMPN 2 Rangkasbitung, dan SMKN 1 Rangkasbitung. Menempuh pendidikan S1 Teknik Informatika di Universitas Indraprasta PGRI Jakarta. Saat ini sedang melanjutkan pendidikan S2 Magister di Universitas Budi Luhur dan aktif sebagai instruktur kelompok bidang ilmu IT Governance (Enterprise Architecture dan Business Process Management), Software Engineering (Robotic Process Automation UiPath), dan Product Management (Systems Analysis and Design). Memiliki pengalaman dalam berbagai project seperti, penyusunan Systems Requirements Spesification, dan Software Effort Estimation. Selain itu juga sebagai implementor framework integrated multidimensional Enterprise Architecture (idEA Framework) dalam pengembangan enterprise architecture di berbagai organisasi seperti kementerian, lembaga, BUMN dan swasta:
– Kementerian/Lembaga: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Luar Negeri, Kementerian ESDM (Minerba, Migas, dan Gatrik), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dsbnya.
– BUMN/Swasta: Pertamina Group (PHE, EP, PEPC, PIEP), PLN Group (Corsec, IP, NP, PJBI, CDB), Astra Group (FIF), Balitower, Telkom Indonesia, dsbnya.
– Universitas: UGM, UT, UPI, dsbnya.
Systems Analysis & Design Fundamentals
Penyebab utama kegagalan software adalah ketidaksesuaian kebutuhan pengguna dengan software yang dikembangkan (Glass’ Law, 1998). Prinsip dasar software engineering ini selaras dengan definisi bahwa software...
BPMN Business Process Bizagi Fundamentals
Pertumbuhan organisasi sering kali menyebabkan proses bisnis menjadi semakin kompleks dan terpecah-pecah, di mana kegiatan antar unit kerja tidak terintegrasi sehingga sulit dipetakan dan dianalisis...
BPMN Business Process Sparx Fundamentals
Pertumbuhan organisasi sering kali menyebabkan proses bisnis menjadi semakin kompleks dan terpecah-pecah, di mana kegiatan antar unit kerja tidak terintegrasi sehingga sulit dipetakan dan dianalisis...


