Pengembangan aplikasi mobile modern membutuhkan fondasi pemrograman yang kuat, baik dari sisi paradigma pemrograman maupun pemahaman siklus pengembangan perangkat lunak. Flutter sebagai framework lintas platform dari Google dibangun di atas bahasa Dart yang mendukung pemrograman berorientasi objek (OOP), sehingga penguasaan konsep OOP menjadi kunci dalam membangun aplikasi yang terstruktur, modular, dan mudah dikembangkan. Pemahaman paradigma pemrograman, karakteristik OOP, serta tooling Dart menjadi landasan penting sebelum memasuki pengembangan antarmuka dan fitur aplikasi Flutter (Google Dart Team, 2023).
Course Flutter Development Fundamentals membekali peserta dengan pemahaman dasar bahasa Dart, mulai dari pernyataan dan ekspresi, pengambilan keputusan, pengulangan, pengendalian alur program, hingga pengelolaan data menggunakan array. Selanjutnya, peserta diperkenalkan pada konsep Graphical User Interface (GUI) dalam Flutter, termasuk komponen dasar framework, widget, serta mekanisme event handling untuk membangun aplikasi yang interaktif. Pendekatan deklaratif Flutter memungkinkan pengembangan UI yang konsisten dan reaktif melalui pemanfaatan widget tree sebagai representasi tampilan aplikasi (Google Flutter Team, 2023).
Selain membangun antarmuka, course ini juga memperkenalkan pengelolaan data melalui database, mencakup pengantar konsep database dan SQL, serta koneksi aplikasi Flutter ke database untuk kebutuhan penyimpanan data aplikasi. Melalui studi kasus terintegrasi, peserta memahami alur end-to-end mulai dari logika pemrograman, tampilan antarmuka, hingga pengolahan data. Pendekatan ini sejalan dengan praktik pengembangan aplikasi Flutter modern yang menekankan integrasi UI, logic, dan data secara sederhana namun terstruktur (Google Flutter Team, 2021).
OBJECTIVES
1. Memahami Konsep Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)
2. Menguasai Dasar-Dasar Bahasa Pemrograman Dart
3. Mampu Membangun Tampilan Antarmuka Pengguna (GUI) dengan Flutter
4. Menghubungkan Aplikasi Flutter dengan Database
5. Meningkatkan Keterampilan Praktis melalui Studi Kasus
AUDIENCE
1. Mobile App Developer
2. Software Engineer
3. Frontend Developer
4. Backend Developer
5. UI/UX Designer
6. IT Consultant
7. Full Stack Developer
PREREQUISITES
Tidak ada training khusus yang dipersyaratkan
CONTENT
1. OOP Concept
1.1. Siklus Pengembangan Software
1.2. Konsep Pemrograman dan Paradigmanya
1.3. Teknologi Dart dan Perangkat Pemrograman
1.4. Konsep Dasar Pemrograman Berorientasi Objek
1.5. Karakteristik Pemrograman Berorientasi Objek
2. Dart Basics
2.1. Pernyataan dan Ekspresi
2.2. Pernyataan Penentu Keputusan
2.3. Pernyataan Pengulangan Proses
2.4. Pernyataan Pemindah Proses
2.5. Pernyataan Larik (Array)
3. Flutter GUI
3.1. Konsep Graphical User Interface (GUI)
3.2. Komponen Dasar Flutter FrameworkUI
3.3. Penanganan Kejadian (Event Handling)
3.4. Studi Kasus Membangun Aplikasi GUI
4. Flutter Database
4.1. Pengantar Database
4.2. Pengantar SQL
4.3. Koneksi Aplikasi Flutter ke Database
4.4. Studi Kasus Aplikasi Flutter ke Database
Course Features
- Lectures 6
- Quizzes 2
- Duration 32 hours
- Skill level All levels
- Language Indonesia
- Students 16
- Certificate Yes
- Assessments Yes
- 3 Sections
- 6 Lessons
- 32 Hours
- 1. PERSIAPAN2
- 2. PEMBELAJARAN4
- 3. PENUTUPAN2




