Workshop Artificial Intelligence (AI) dan Transformasi Digital PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) 2025
Workshop Artificial Intelligence (AI) dan Transformasi Digital PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) 2025 dihadiri lengkap, Komisaris Utama PHR Virano Gazi Nasution, Direktur Utama Ruby Mulyawan, serta jajaran Dekom, Manajemen, dan IT PHR. Workshop ini telah dilaksanakan pada 9-10 September 2025 di The Heritage Convention Center yang berlokasi di Plataran Heritage Borobudur, Magelang
Romi Satria Wahono, Ph.D, mempresentasikan pentingnya transformasi digital serta implementasi Artifical Intelligence dalam mendukung transformasi digital. Adanya pergeseran paradigma berkaitan dengan transformasi digital tidak hanya adopsi teknologi, tetapi sebagai strategi menyeluruh untuk membangun nilai baru, meningkatkan ketahanan organisasi, dan memperluas peluang bisnis.
Implementasi AI terbagi menjadi Machine Learning, Natural Language Processing (NLP), Computer Vision, Planning & Optimization, Expert Systems, dan Robotics (Russel & Norvig, 2022). Level kecerdasan AI terbentang dari Artificial Narrow Intelligence (ANI), Artificial General Intelligence (AGI) & Artificial Super Intelligence (ASI), Bentuk AI juga bergeser dari discriminative AI ke generative AI.
Beberapa studi kasus dan contoh penggunaan AI meliputi penggunaan Machine Learning untuk prediksi dan klasifikasi. NLP dan Generative AI seperti ChatGPT dan Gemini membantu produktivitas serta kreativitas individu. Simulasi proses bisnis untuk memvalidasi proses bisnis serta mengidentifikasi bottleneck. Workload Analysis (WLA) digunakan untuk penetapan Service Level Agreement (SLA) dan otomasi proses bisnis.
Dr. Teguh Handjojo Dwiputranto, salah satu instruktur di Brainmatics yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun pada bidang oil and gas juga mempresentasikan perjalanan digitalisasi di industri migas. Beliau juga menjelaskan penerapan discriminative dan generative AI dalam operasional Zona Rokan.
Di industri hulu minyak dan gas, AI diterapkan untuk mendukung Exploration melalui Seismic Interpretation, Well Logging Analysis, dan Core Analysis. Selain itu, AI juga membantu Field Development dalam Drilling Operation, Hybrid Reservoir Simulation, dan Well Location. Pada tahap Field Production, AI digunakan untuk Well Intervention, Equipment Maintenance, dan Integrated Field Operation. AI juga berperan dalam aspek keselamatan dengan Compliance Surveillance dan Risk Prevention.
Diskusi ini menyoroti bagaimana data berkualitas menjadi fondasi utama keberhasilan AI. Selain itu, dibahas pula penggunaan teknologi seperti machine learning, deep learning, dan generative AI. Penggunaan AI dapat mendorong efisiensi operasional, meningkatkan keselamatan kerja, serta mempercepat pengambilan keputusan yang berbasis data.













